Share This Post

Palu, Sulawesi Tengah - Dalam upaya mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen dan Akuntansi bagi Wirausaha Pemula. Acara ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan dukungan bagi wirausaha pemula dalam mengembangkan usahanya sesuai Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional dan pemahaman mendasar mengenai pengelolaan usaha yang efektif, termasuk aspek manajemen dan akuntansi, kepada para pengusaha baru serta diharapkan para Wirausaha Pemula dapat memahami, mendapatkan informasi serta memanfaatkan dengan baik kegiatan tersebut.

Bimtek ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 12-13 November 2024, di Hotel Parama Su, Jalan Domba Nomor 28 Kota Palu, Sulawesi Tengah. Peserta terdiri dari lebih dari 28 orang Wirausaha Pemula dari Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala di berbagai sektor usaha, seperti kuliner, fashion, kerajinan, dan jasa.

Dalam Bimtek ini, para peserta dibekali dengan materi yang komprehensif dan praktis terkait manajemen usaha dan pencatatan keuangan. Pembicara yang hadir merupakan para praktisi bisnis dan konsultan keuangan yang telah berpengalaman antara lain dari Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah, Pricylia Chintya Dewi Buntuang, SE., CHRP (Akademisi), Hanna Foundation serta Konsultan PLUT-KUMKM Provinsi Sulawesi Tengah. Beberapa topik penting yang dibahas meliputi strategi perencanaan bisnis, pengelolaan arus kas, pencatatan keuangan sederhana, hingga pentingnya perencanaan anggaran usaha.

Menurut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah, Sisliandy Ponulele, kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan kapasitas wirausaha pemula agar mampu bersaing di era digital dan memiliki manajemen usaha yang lebih tertata. "Kami berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dari bimtek ini, sehingga usaha mereka bisa lebih berkembang dan berkelanjutan," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Dinas UMKM berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan konsultasi bisnis secara berkala. Rencananya, bimbingan lanjutan akan difokuskan pada pengembangan pemasaran digital agar wirausaha pemula mampu menjangkau lebih banyak konsumen secara online.

Bimbingan teknis manajemen dan akuntansi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang membantu para wirausaha pemula meningkatkan kualitas pengelolaan bisnis mereka. Dengan kemampuan manajerial dan pencatatan keuangan yang baik, mereka diharapkan mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *