Buol, Sulawesi Tengah - Dalam upaya memperkuat kapasitas dan keterampilan pelaku usaha lokal, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Pelatihan Literasi Keuangan dan Pelatihan Barista di Kabupaten Buol. Kegiatan ini berlangsung selama 4 (empat) hari, dari tanggal 26 hingga 29 Mei 2025, bertempat di Hotel Sri Utami, Kelurahan Kulango, dengan total peserta sebanyak 80 orang pelaku usaha.
Kegiatan ini dibagi menjadi dua fokus utama, yakni pelatihan literasi keuangan dan pelatihan keterampilan barista. Masing-masing diikuti oleh 40 peserta, yang terdiri dari pengusaha UKM dari berbagai sektor serta calon pengusaha di bidang kuliner dan minuman.
Literasi Keuangan: Fondasi Bisnis yang Tangguh
Pelatihan literasi keuangan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pelaku UKM tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. Materi yang diberikan mencakup pembukuan sederhana, perencanaan keuangan efektif, hingga pemahaman akses terhadap pembiayaan usaha. Dengan pemahaman tersebut, pelaku usaha diharapkan mampu membuat keputusan finansial yang tepat dan siap menghadapi tantangan ekonomi.
“Literasi keuangan bukan sekadar mencatat pemasukan dan pengeluaran. Ini soal memahami kondisi usaha secara menyeluruh, membuat keputusan yang tepat, serta memanfaatkan peluang pembiayaan untuk ekspansi,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah dalam sambutannya.
Pelatihan Barista: Mendorong Pertumbuhan Industri Kuliner Lokal
Seiring meningkatnya tren industri kopi dan kuliner kreatif, pelatihan barista menjadi salah satu program yang sangat relevan. Pelatihan ini memberikan keterampilan dasar dalam meracik kopi, meningkatkan kompetensi kerja calon barista, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja baru di sektor kuliner lokal.
“Keahlian barista kini menjadi salah satu keterampilan teknis yang sangat dibutuhkan, terutama dalam industri kopi yang terus berkembang. Pelatihan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendukung pertumbuhan UKM, khususnya di sektor minuman,” lanjut Kepala Dinas.
Kolaborasi Multi-Pihak untuk Hasil Maksimal
Pelatihan ini menghadirkan berbagai instruktur profesional dari PT. Hannah Assa Indonesia, praktisi usaha, PLUT KUMKM Provinsi Sulawesi Tengah, PT. Pegadaian Unit Buol, dan Bank BRI Unit Buol. Kehadiran para narasumber ini memberikan wawasan praktis dan strategis yang dibutuhkan oleh peserta untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Dampak dan Harapan
Dengan pelatihan ini, pemerintah daerah berharap pelaku usaha di Kabupaten Buol dapat meningkatkan daya saingnya, tidak hanya dalam hal kreativitas dan semangat, tetapi juga dalam kemampuan manajerial dan teknis. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem wirausaha daerah yang adaptif terhadap tren pasar dan tuntutan zaman.
Melalui kegiatan ini, Kabupaten Buol menunjukkan komitmennya untuk memberdayakan pelaku usaha lokal, membekali mereka dengan keterampilan yang relevan, serta membuka jalan menuju kemandirian ekonomi masyarakat.
Sumber Rilis dan Foto : PPID Pelaksana Dinkop & UKM Provinsi Sulteng