Palu, Sulawesi Tengah - Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) RI bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulteng menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pengelolaan Usaha Anggota Koperasi di D'Kalora Hotel & R...
Palu, Sulawesi Tengah - Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) RI bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulteng menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pengelolaan U
saha Anggota Koperasi di D'Kalora Hotel & Resort Jl. Silae, Ulujadi pada Selasa (20/6/2023).
Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, dimulai dari tanggal 20 hingga 22 Juni 2023 dengan peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang.
Pejabat Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Madya Heri Basuki, mewakili Asisten Deputi Pengembangan SDM Pengoperasian dan Jabatan Fungsional Kemenkop UKM RI, menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakannya pendidikan dan pelatihan ini adalah guna meningkatkan pengetahuan bisnis anggota, meningkatkan produk anggota dan terhubung dengan offtaker, promosi atau naik kelas bisnis anggota koperasi.
"Koperasi modern adalah koperasi yang telah mengadopsi teknologi yang berkapasitas produksi besar, dimana koperasi ini memiliki akses sumber-sumber permodalan dan pasar yang berdampak pada manfaat kepada anggota dengan menekankan nilai-nilai prinsip koperasi", jelasnya. "Dari situ kita akan ambil 3 pilar, yaitu pilar kelembagaan, pilar usaha dan pilar keuangan", tambahnya.
Heri juga menyampaikan bahwa sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2019-2024 yang dituangkan dalam Rencana Pemerintah, Kementerian Koperasi dan UKM diberikan tanggung jawab pencapaian indikator utama pengembangan Koperasi dan UKM sebanyak 500 UKM modern. "Sekarang sudah tercapai sebanyak 150 koperasi modern", ungkap Heri.
Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan ini diselenggarakan agar tercapai outcome sebagai berikut ; (1) meningkatnya produksi anggota dan terhubung dengan offtaker. (2) meningkatkan jaringan dan bisnis koperasi. (3) meningkatnya kelembagaan organisasi dan usahanya. (4) meningkatkan profesionalisme koperasi dan pendapatan koperasi. (5) meningkatnya kesejahteraan anggota.
Kemudian, beliau juga berharap agar para peserta pendidikan dan pelatihan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat mengembangkan koperasinya bisa berkembang menjadi lebih baik.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulteng, Sisliandy Ponulele, membuka secara resmi sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Koperasi dan UKM RI yang telah melaksanakan kegiatan ini dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bagi anggota koperasi Provinsi Sulawesi Tengah.
Sisliandy menjelaskan, bahwa kegiatan ini sejalan dengan isu nasional sebagaimana yang disampaikan Presiden RI pasca Pandemi terkait pemulihan sektor transportasi, sektor pariwisata dan pengembangan sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Isu nasional menuju koperasi yang modern dan berdaya saing, tentunya tidak serta merta dan harus melalui proses, seperti penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), kualitas manajemen kelembagaan dan kualitas produk.
"Pemerintah daerah Sulteng, melalui Dinas Koperasi dan UKM hadir dan berperan serta siap mendampingi sesuai Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur "Gerak Cepat menuju Sulawesi Tengah yang Lebih Sejahtera dan Lebih Maju," jelas Sisliandy.
Beliau juga berharap berharap agar seluruh peserta pendidikan dan pelatihan memanfaatkan kesempatan ini, untuk menyerap informasi, pengalaman, pengetahuan dan teknologi agar bisa bermanfaat bagi orang lain serta mengajak untuk lebih meningkatkan kualitas kita, baik SDM dan manajemen pengelolaan dan mampu beradaptasi serta memberikan nilai terhadap kelembagaan koperasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut : Pengurus, pengelola dan anggota koperasi Kabupaten dan Kota se- Sulawesi Tengah.
saha Anggota Koperasi di D'Kalora Hotel & Resort Jl. Silae, Ulujadi pada Selasa (20/6/2023).
Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, dimulai dari tanggal 20 hingga 22 Juni 2023 dengan peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang.
Pejabat Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Madya Heri Basuki, mewakili Asisten Deputi Pengembangan SDM Pengoperasian dan Jabatan Fungsional Kemenkop UKM RI, menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakannya pendidikan dan pelatihan ini adalah guna meningkatkan pengetahuan bisnis anggota, meningkatkan produk anggota dan terhubung dengan offtaker, promosi atau naik kelas bisnis anggota koperasi.
"Koperasi modern adalah koperasi yang telah mengadopsi teknologi yang berkapasitas produksi besar, dimana koperasi ini memiliki akses sumber-sumber permodalan dan pasar yang berdampak pada manfaat kepada anggota dengan menekankan nilai-nilai prinsip koperasi", jelasnya. "Dari situ kita akan ambil 3 pilar, yaitu pilar kelembagaan, pilar usaha dan pilar keuangan", tambahnya.
Heri juga menyampaikan bahwa sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2019-2024 yang dituangkan dalam Rencana Pemerintah, Kementerian Koperasi dan UKM diberikan tanggung jawab pencapaian indikator utama pengembangan Koperasi dan UKM sebanyak 500 UKM modern. "Sekarang sudah tercapai sebanyak 150 koperasi modern", ungkap Heri.
Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan ini diselenggarakan agar tercapai outcome sebagai berikut ; (1) meningkatnya produksi anggota dan terhubung dengan offtaker. (2) meningkatkan jaringan dan bisnis koperasi. (3) meningkatnya kelembagaan organisasi dan usahanya. (4) meningkatkan profesionalisme koperasi dan pendapatan koperasi. (5) meningkatnya kesejahteraan anggota.
Kemudian, beliau juga berharap agar para peserta pendidikan dan pelatihan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat mengembangkan koperasinya bisa berkembang menjadi lebih baik.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulteng, Sisliandy Ponulele, membuka secara resmi sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Koperasi dan UKM RI yang telah melaksanakan kegiatan ini dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bagi anggota koperasi Provinsi Sulawesi Tengah.
Sisliandy menjelaskan, bahwa kegiatan ini sejalan dengan isu nasional sebagaimana yang disampaikan Presiden RI pasca Pandemi terkait pemulihan sektor transportasi, sektor pariwisata dan pengembangan sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Isu nasional menuju koperasi yang modern dan berdaya saing, tentunya tidak serta merta dan harus melalui proses, seperti penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), kualitas manajemen kelembagaan dan kualitas produk.
"Pemerintah daerah Sulteng, melalui Dinas Koperasi dan UKM hadir dan berperan serta siap mendampingi sesuai Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur "Gerak Cepat menuju Sulawesi Tengah yang Lebih Sejahtera dan Lebih Maju," jelas Sisliandy.
Beliau juga berharap berharap agar seluruh peserta pendidikan dan pelatihan memanfaatkan kesempatan ini, untuk menyerap informasi, pengalaman, pengetahuan dan teknologi agar bisa bermanfaat bagi orang lain serta mengajak untuk lebih meningkatkan kualitas kita, baik SDM dan manajemen pengelolaan dan mampu beradaptasi serta memberikan nilai terhadap kelembagaan koperasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut : Pengurus, pengelola dan anggota koperasi Kabupaten dan Kota se- Sulawesi Tengah.