Kegiatan Sosialisasi Peningkatan dan Pengembangan Jaringan Usaha Koperasi dilaksanakan untuk memfasilitasi para pelaku usaha koperasi, terutama di daerah terdampak bencana Gempa Bumi, Tsunami dan Likuifaksi Palu-Sigi-Donggala. Sosialisasi ini diselenggarakan oleh Bidang Usaha dan Pemberdayaan Dinas Koperasi dan UKM , diketuai oleh Drs. Herman Mantong. Dalam kegiatan sosialisasi ini pihak Dinas Koperasi dan UKM mengundang pengurus dan anggota koperasi di daerah terdampak bencana Gempa Bumi, Tsunami dan Likuifaksi Palu-Sigi-Donggala.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Ibu Eda Nur Ely, S.E., menyempatkan diri untuk memberi sambutan dan arahan sekaligus membuka secara resmi Kegiatan Sosialisasi Peningkatan dan Pengembangan Jaringan Usaha Koperasi ini. Pada sambutan yang disampaikannya, beliau berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat memfasilitasi dan memberdayakan KUKM di era globalisasi pemanfaatan jaringan usaha secara nasional dan global.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena sosialisasi ini menjadi bukti nyata Dinas Koperasi dan UKM dalam mempercepat pemulihan pasca bencana, khususnya bagi pelaku KUKM di daerah pusat bencana Pasigala, serta dapat menciptakan hubungan kerjasama dengan berbagai pihak," ujar beliau.

Pada kegiatan sosialisasi ini, Bidang Usaha dan Pemberdayaan Dinas Koperasi dan UKM mendatangkan pemateri dari bidang HR dan CDC Telkom Sulawesi Tengah, Pegadaian Kota Palu dan PT Permodalan Nasional Madani Palu. Materi yang dibawakan terfokus pada penguatan dan motivasi pengorganisasian. Selain itu diberikan juga materi mengenai permodalan usaha.
Pada materi pertama, Bapak Sahran, pemateri dari Telkom, mengawali penyampaian materinya dengan memberikan motivasi kepada peserta dengan menayangkan video motivasi.
"Bencana Pasigala kemarin bukan berarti menghilangkan nilai kita, jadi meskipun kita hancur namun kita harus bisa bangkit kembali," terangnya.

Selain memberikan motivasi, Bapak Sahran juga memberikan penjelasan tentang program kemitraan dan Rumah Kreatif yang diselenggarakan Telkom beserta manfaatnya, serta bagaimana para pelaku KUKM dapat bergabung di dalamnya.
Pemateri dari PNM Kota Palu, Bapak Nufran memaparkan materi tentang permodalan yang difasilitasi oleh pihak Permodalan Nasional Madani Kota Palu sebagai salah satu BUMN Indonesia, dimuali dari jenis pembiayaan, persyaratan, tahapan pengajuan, hingga outputnya.
Pemaparan materi terakhir dibawakan oleh Bapak Nurmubin Husin, S.E., dari Pegadaian Kota Palu. Pada kesempatan ini, Bapak Nurmubin sebagai pemateri menjelaskan tentang bagaimana media online berperan untuk meingkatkan pemasaran pelaku usaha di era yang serba online. Selain penjelasan penawaran fasilitas Pegadaian, Bapak Nurmudin memberikan edukasi tentang apa saja produk dan peluang investasi jangka panjang menggunakan emas sebagai salah satu bentuk tabungan. Tatanan acara pemaparan materi sosialisasi ini ditutup dengan sesi tanya jawab dimana peserta dapat langsung bertanya atau meminta penjelasan terkait materi-materi yang dibawakan oleh ketiga narasumber.