UPT. Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah kembali menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di tiga daerah terdampak bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yaitu Kota Palu, Kabupaten Sigi...
UPT. Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah kembali menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di tiga daerah terdampak bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yaitu Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala. Pelatihan Kewirausahaan Bagi Kabupaten/Kota Terdampak Bencana ini dilaksanakan selama lima hari, terhitung dari pembukaan yang dilaksanakan pada hari Senin (18/2) hingga penutupan di hari Jum'at (22/2) nanti.
Dalam kegiatan pelatihan ini, 30 peserta, yang terdiri dari 10 orang pelaku usaha dari masing-masing daerah yang terdampak bencana dari berbagai jenis usaha dari usaha kuliner, perbengkelan, kios, serta craft dan aksesoris, diberikan motivasi untuk dapat bangkit dan kembali memulai usahanya setelah kejadian bencana 28 September 2018 lalu. Motivasi yang diberikan tidak hanya untuk mendorong para pelaku usaha yang sempat hadir untuk dapat bangkit pasca bencana, namun juga untuk mendorong para pelaku usaha untuk kemudian mengembangkan usahanya dan juga memotivasi para pelaku usaha lainnya.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya adalah Prof. Dr. Andi Matulada Amir, S.E. sebagai akademisi dan Drs. Budiman Jaya Ashari, M.M. sebagai salah satu praktisi. Para narasumber memberikan beberapa materi tentang manajemen kewirausahaan sebagai penunjang bagi pelaku usaha untuk dapat mengembangkan usahanya. Selain materi tentang manajemen kewirausahaan, peserta juga mendapatkan informasi tentang berbagai akses permodalan sehingga para pelaku usaha dapat mengetahui layanan penyedia permodalan.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya adalah Prof. Dr. Andi Matulada Amir, S.E. sebagai akademisi dan Drs. Budiman Jaya Ashari, M.M. sebagai salah satu praktisi. Para narasumber memberikan beberapa materi tentang manajemen kewirausahaan sebagai penunjang bagi pelaku usaha untuk dapat mengembangkan usahanya. Selain materi tentang manajemen kewirausahaan, peserta juga mendapatkan informasi tentang berbagai akses permodalan sehingga para pelaku usaha dapat mengetahui layanan penyedia permodalan.