Jumat (17/12) Rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Banggai Laut dalam Kunjungan Kerja / Konsultasi yang diikuti oleh Jamaludin R. Bunsiang, ST., selaku Wakil Ketua II, H. Ardianto Agus Salim Sekretaris Komisi III, dan Syamsul F. Latif, SE...
Jumat (17/12) Rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Banggai Laut dalam Kunjungan Kerja / Konsultasi yang diikuti oleh Jamaludin R. Bunsiang, ST., selaku Wakil Ketua II, H. Ardianto Agus Salim Sekretaris Komisi III, dan Syamsul F. Latif, SE (Anggota Komisi I), dan disambut langsung oleh Drs. Imran MM., selaku Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah yang didampingi oleh Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan (Drs. Marjan Maguna), Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi (Syarief, SE., M.Si) serta Pejabat Eselon lainnya.
Bertempat diruang kerja Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah, Sekretaris Dinas an. Kepala Dinas menerima kunjungan kerja /konsultasi pimpinan /anggota DPRD Kab. Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini diawali dengan ucapan selamat datang /sambutan dari Sekdis serta memaparkan program pengembangan dan pemberdayaan KUMKM di Provinsi Sulawesi Tengah, Selanjutnya penyampaian maksud kunjungan kerja bagaimana program pengembangan dan pemberdayaan KUMKM di kabupaten Banggai Laut yang mana menurut anggapan bahwa sejak masa pandemi Covid19 mengalami penurunan pendapatan ekonomi masyarakat di Banggai Laut, dan sangat mengharapkan perhatian serta pembinaan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah tentang pengawasan terhadap koperasi yang sekarang ini mengalami penurunan minat dari masyarakat karena hadirnya kompetitor baru yaitu Pinjaman Online atau sering kita dengar dengan istilah PINJOL, dengan menyediakan pelayanan baik, menjanjikan, dan mudah dalam proses pencairan, hal tersebut juga dibenarkan oleh Drs. Marjan Maguna (KABID Kelembagaan dan Pengawasan) dengan menyajikan data kelompok Koperasi simpan pinjam yaitu 58 Koperasi yang terdata di Kabupaten Banggai Laut 23 diantaranya adalah kelompok yang aktif, sedangkan 35 lainnya dinyatakan tidak aktif. Hal ini akan menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Daerah dan Instansi terkait, selain mengurangi angka kemiskinan juga memberikan sosialisasi mendalam lagi kepada masyarakat tentang pelayanan, apa itu koperasi simpan pinjam? dan usaha kecil menengah lainnya yang memiliki payung hukum sehingga dapat membantu menekan angka kemiskinan khususnya di Sulawesi Tengah
Bertempat diruang kerja Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah, Sekretaris Dinas an. Kepala Dinas menerima kunjungan kerja /konsultasi pimpinan /anggota DPRD Kab. Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini diawali dengan ucapan selamat datang /sambutan dari Sekdis serta memaparkan program pengembangan dan pemberdayaan KUMKM di Provinsi Sulawesi Tengah, Selanjutnya penyampaian maksud kunjungan kerja bagaimana program pengembangan dan pemberdayaan KUMKM di kabupaten Banggai Laut yang mana menurut anggapan bahwa sejak masa pandemi Covid19 mengalami penurunan pendapatan ekonomi masyarakat di Banggai Laut, dan sangat mengharapkan perhatian serta pembinaan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah tentang pengawasan terhadap koperasi yang sekarang ini mengalami penurunan minat dari masyarakat karena hadirnya kompetitor baru yaitu Pinjaman Online atau sering kita dengar dengan istilah PINJOL, dengan menyediakan pelayanan baik, menjanjikan, dan mudah dalam proses pencairan, hal tersebut juga dibenarkan oleh Drs. Marjan Maguna (KABID Kelembagaan dan Pengawasan) dengan menyajikan data kelompok Koperasi simpan pinjam yaitu 58 Koperasi yang terdata di Kabupaten Banggai Laut 23 diantaranya adalah kelompok yang aktif, sedangkan 35 lainnya dinyatakan tidak aktif. Hal ini akan menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Daerah dan Instansi terkait, selain mengurangi angka kemiskinan juga memberikan sosialisasi mendalam lagi kepada masyarakat tentang pelayanan, apa itu koperasi simpan pinjam? dan usaha kecil menengah lainnya yang memiliki payung hukum sehingga dapat membantu menekan angka kemiskinan khususnya di Sulawesi Tengah