Website Resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah

Rapat Koordinasi Pemberdayaan, Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Se-Sulawesi Tengah Di Kab. Morowali

23 Feb 2023 Uncategorized
Rapat Koordinasi Pemberdayaan, Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Se-Sulawesi Tengah Di Kab. Morowali
Morowali, Dinas Koperasi UKM Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Koordinasi (RAKOR) Pemberdayaan, Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Se-Sulawesi Tengah ke- 8, di Gedung Serba Guna Matano (Bungku Tengah) Kabupaten Morowali, Kamis 23/02/23. Gub...
Morowali, Dinas Koperasi UKM Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Koordinasi (RAKOR) Pemberdayaan, Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Se-Sulawesi Tengah ke- 8, di Gedung Serba Guna Matano (Bungku Tengah) Kabupaten Morowali, Kamis 23/02/23. Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, dalam hal ini diwakili oleh Mulyono, SE, Ak, MM selaku Asisten III menyambut dan membuka langsung kegiatan yang bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Morowali tentunya sebagai tuan rumah atas terselenggaranya(RAKOR). Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada semua pihak yang telah merancang dan mempersiapkan acara ini, serta mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana dan pemerintah daerah Kabupaten Morowali sebagai tuan rumah, sehingga rapat koordinasi ini dapat terlaksana dengan baik. Yang tentu saja diharapkan bisa menghasilkan rumusan atau rekomendasi yang dapat menyelesaikan permasalahan di Provinsi Sulawesi Tengah secara bersama-sama pada sektor Koperasi dan UMKM serta menjadi acuan dalam pelaksanaan kegiatan untuk mendorong keberhasilan pelaksanaan program di Provinsi Sulawesi Tengah; tutur "Pakde" (sapaan akrab Beliau). Laju pertumbuhan ekonomi sulawesi tengah pada tahun 2020 sebesar 4,86 %, mengalami peningkatan hingga mencapai sebesar 11,70 % di tahun 2021. sesuai berita resmi statistik, tercatat laju pertumbuhan ekonomi sulawesi tengah triwulan IV tahun 2022 mengalami pertumbuhan hingga mencapai sebesar 15,17 %. kondisi pengangguran dan kemiskinan sulawesi tengah mulai perlahan mengalami perbaikan. sesuai data badan pusat statistik, bahwa pada tahun 2020 tingkat pengangguran terbuka sulawesi tengah sebesar 3,77 % dan menurun menjadi sebesar 3,00 % di tahun 2022. persentase penduduk miskin sulawesi tengah pada tahun 2020 sebesar 13,06 % dan menurun menjadi sebesar 12,30 % di tahun 2022. Rapat koordinasi pemberdayaan, pengembangan Koperasi dan UMKM se Sulawesi Tengah tahun 2023 ini sangat penting dan bernilai strategis dalam upaya mencapai tujuan pembangunan Nasional dan Daerah. Oleh karena itu, sudah selayaknya seluruh pemangku kepentingan pembangunan bidang Koperasi dan UMKM di Sulawesi Tengah patut memberi perhatian serius terhadap rangkaian kegiatan ini, serta terlibat secara aktif agar tujuan untuk menjadikan Rapat Koordinasi Pemberdayaan, Pengembangan Koperasi dan UMKM menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi, mengokohkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pembangunan di bidang Koperasi dan UMKM yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah, sehingga diharapkan dapat memberikan solusi atas beragam keterbatasan yang dimiliki dan mampu melahirkan perencanan yang lebih strategis, sinergis dan tepat sasaran. Sementara Bupati Kabupaten Morowali Drs. Taslim menyambut hangat para peserta RAKOR dengan penuh antusias. Kami dari PEMDA morowali dan masyarakat Morowali, hari ini Kembali mengulangi mengucapkan ucapan selamat datang di Kabupaten Morowali semoga kehadiran bpk ibu menambah keberkahan di Kabupaten Morowali ini. Terimakasih karena diberi kesempatan menjadiTuan Rumah RAKOR pada tahun ini, ini menjadi kebahagiaan dan kebanggaanbagi kami. Menginfokan  bahwa di Kab. Morowali terdapat  9 kecamatan, 126 desa,  7 kelurahan dan  161ribu jiwa. akan ada pemekaran kecematan sambori kepulauan. Koperasi dan UMKM di Kabupaten Morowali belum terlalu bisa berbuat banyak dalam rangka peningkatan ketahanan ekonomi Morowali, namun berkaitan dengan Koperasi dan UMKM kami telah melaksanakan beberapa program yang masih perlu disempurnakan lagi antara lain :
  • Koperasi induk petani telah diberikan penyertaan modal sebesar 5 milyar
  • Bantuan untuk koperasi ojek : motor sejumlah 79 Unit
  • Menyalurkan dana hibah melalui BUMDES, per BUMDES sebesar 200 milyar yang peruntukannya adalah pengembangan KUMKM
  • Pendampingan bagi SDM BUMDES dan Pengelola Koperasi
  • Ada fasilitas FOODCOURT penunjang UMKM telah dibiayai kurang lebih sebesar 30milyar dan masih dalam proses
  • Fasilitas Taman Kota untuk pendukung UMKM
  • Banyak potensi lain berupa obyek wisata yang dapat disinergikan dalam rang pengembangan UMKM
  • Melalui Dinas Perikanan telah diberikan bantuan freezer untuk wilayah kepulauan, yang tujuan untuk menjaga ketersediaan es batu di wilayah kepulauan
Kami akan saling berkolaborasi dengan OPD lain dalam mendukung pengembangan KUMKM Khususnya di Kab. Morowali. Mohon masukan dari Para Stake Holder dan Kementrian dan Lembaga dalam pengembangan KUMKM di Morowali.