Dinas Koperasi & UMKM Sulteng Gelar Rapat Koordinasi Pemberdayaan, Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Se-Sulawesi Tengah Di Kab. Tolitoli Tolitoli, Sulawesi Tengah. Gubernur diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs. Datu...
Dinas Koperasi & UMKM Sulteng Gelar Rapat Koordinasi Pemberdayaan, Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Se-Sulawesi Tengah Di Kab. Tolitoli
Tolitoli, Sulawesi Tengah. Gubernur diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs. Datu Pamusu, M.Si. mengikuti Rapat Koordinasi Pemberdayaan, Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Se-Sulawesi Tengah Di Kab. Tolitoli dengan mengusung tema "Gerak Cepat Pemulihan Ekonomi Melalui Pemberdayaan, Pengembangan Koperasi dan UMKM Menuju Sulawesi Tengah Lebih Sejahtera dan Lebih Maju", Bertempat di Gedung Wanita Labong Boki dan Villa Alfiry Beach.
Kegaiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yakni, Kamis, 24 Maret 2022 - Jumat 25 Maret 2022, pembukaan kegiatan RAKOR dilakasanakan di Gedung Wanita Labong Boki, sedangkan penutupan RAKOR dilaksanakan di Villa Alfiry Beach.
Dalam laporanya, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Drs. Imran, MM menyampaikan bahwa pelaksanaan rapat koordinasi dimaksudkan untuk memenuhi tahapan dalampenyusunan Rencana Kerja Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Lanjutnya, tujuan Rapat Koordinasi ini adalah untuk mendapatkan masukan dan saran penyempurnaan dalam penyusunan Rencana Kerja Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023.
Pada kesempatan itu, Bupati Tolitoli Amran H. Yahya dalam sambutanya menyampaikan bahwa di era saat ini, perencanaan adalah awal dari segala aktivitas pemerintahan. Sehingga dalam merencanakan baik di Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota harus menjunjung tinggi prinsip efektivitas dan efisiensi.
" Rapat koordinasi ini, menitikberatkan kemudahan bagi UMKM mendapatkan layanan konsultasi informasi dan advokasi dalam pengembangan usaha masyarakat." Terang Amran dalam sambutanya
Selanjutnya, dalam mewujudkan pemerataan pendapatan, perlu adanya stabilitas ekonomi, pembangunan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan Koperasi dan UMKM merupakan strategi dan menjadi prioritas utama pembangunan ekonomi daerah sehingga diperlukan komitmen yang kuat untuk pengembangan Koperasi dan UMKM secara konsisten dan berkesinambungan.
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs. Datu Pamusu, M.Si membacakan sambutan Gubernur menyampaikan bahwa Rapat kordinasi perencanaan koperasi dan UMKM Se- Sulawesi Tengah Tahun 2022 merupakan langkah awal dalam penyusunan rencana kerja perangkat daerah tahun 2023, yang tentunya harus benar-benar dipergunakan untuk merumuskan kebijakan, program, kegiatan dan sub kegiatan yang efektif serta efisien berdaya guna dan berhasil dengan mempertimbangkan dan menyelaraskan dengan tujuan maupun sasaran guna mewujudkan Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur "Gerak Cepat menuju Sulawesi Tengah yang Lebih Sejahtera dan Lebih Maju."
"Atas nama Pemerintah Daerah saya mengucapkan selamat datang kepada Kementerian Koperasi dan UMKM RI dan seluruh peserta RAKOR." Ucap Staf Ahli Gubernur diawal sambutanya
Selanjutnya, Beliau juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada panitia pelaksana dan Pemerintah Daerah Tolitoli sebagai tuan rumah sehingga RAKOR ini dapat terlaksana.
Berdasarkan tema yang telah dipilih, untuk tetap menjaga keselarasan pembangunan antara pusat dan daerah yang difokuskan pada penyelesaian isu strategis yang mencakup pemantapan pemulihan ekonomi, daya beli, pengangguran, pemerataan dan bencana.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa dalam percepatan pemulihan ekonomi melalui kebijakan pemutusan sebaran Covid-19 dan kebijakan ekonomi, beliau menekankan beberapa hal untuk menjadi perhatian yaitu ; Pertama, pemberdayaan dan pembangunan koperasi dan UMKM harus terus dilakukan agar mendorong untuk meningkatkan daya saing serta berkontribusi pada perluasan kesempatan kerja.
Kedua, berdasarkan RPJMD Sulawesi Tengah Tahun 2021-2026 khususnya terkait dengan target kemiskinan, maka program penanggulangan kemiskinan akan diarahkan pada wilayah yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim.
Ketiga, untuk mendukung penyediaan data Koperasi dan UMKM yang valid dan kredibel sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang satu data Indonesia, maka akan dilakukan pendataan lengkap yang dimulai tahun 2022-2023.
Keempat, melalui RAKOR Perencanaan Koperasi dan UMKM se-Sulawesi Tengah Tahun 2022, seluruh perangkat daerah yang membidangi Koperasi dan UMKM mampu mensinergikan berbagai program, kegiatan dan sub kegiatan dengan memprioritaskan kebutuhan masyarakat serta pendukung suksesnya pembangunan bidang Koperasi dan UMKM Sulawesi Tengah.
Laju pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah pada tahun 2018 sebesar 20,60 %, di tahun 2020 terus mengalami penurunan hingga mencapai 4,86 %. Namun, di tahun 2021, laju pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah mengalami peningkatan hingga mencapai sebesar 11,70 %.
"Sektor koperasi dan UMKM agar mampu bersaing dengan negara ataupun daerah lain, karena daya saing yang tinggi bukanlah kondisi dapat diperoleh secara serta merta, tetapi melalui tahapan-tahapan kerja keras bersama." Harap beliau diakhir sambutanya
Turut hadir : Deputi Bidang Pengkoperasian Kementrian Koperasi dan UMKM RI, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementrian Koperasi dan UMKM RI, Kepala Biro Manajemen Kinerja Organisasi dan SDM Aparatur Kementrian Koperasi dan UMKM RI, Ketua DPRD Tolitoli, Forkopimda, UKM, Pejabat Lembaga Pengelola Dana Berguli, Kadis Koperasi & UKM Kabupaten/Kota, serta Pejabat Eselon 3 dan 4 Dinas Koperasi Se- Sulawesi Tengah.
Sumber : PPID Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng.
Tolitoli, Sulawesi Tengah. Gubernur diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs. Datu Pamusu, M.Si. mengikuti Rapat Koordinasi Pemberdayaan, Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Se-Sulawesi Tengah Di Kab. Tolitoli dengan mengusung tema "Gerak Cepat Pemulihan Ekonomi Melalui Pemberdayaan, Pengembangan Koperasi dan UMKM Menuju Sulawesi Tengah Lebih Sejahtera dan Lebih Maju", Bertempat di Gedung Wanita Labong Boki dan Villa Alfiry Beach.
Kegaiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yakni, Kamis, 24 Maret 2022 - Jumat 25 Maret 2022, pembukaan kegiatan RAKOR dilakasanakan di Gedung Wanita Labong Boki, sedangkan penutupan RAKOR dilaksanakan di Villa Alfiry Beach.
Dalam laporanya, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Drs. Imran, MM menyampaikan bahwa pelaksanaan rapat koordinasi dimaksudkan untuk memenuhi tahapan dalampenyusunan Rencana Kerja Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Lanjutnya, tujuan Rapat Koordinasi ini adalah untuk mendapatkan masukan dan saran penyempurnaan dalam penyusunan Rencana Kerja Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023.
Pada kesempatan itu, Bupati Tolitoli Amran H. Yahya dalam sambutanya menyampaikan bahwa di era saat ini, perencanaan adalah awal dari segala aktivitas pemerintahan. Sehingga dalam merencanakan baik di Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota harus menjunjung tinggi prinsip efektivitas dan efisiensi.
" Rapat koordinasi ini, menitikberatkan kemudahan bagi UMKM mendapatkan layanan konsultasi informasi dan advokasi dalam pengembangan usaha masyarakat." Terang Amran dalam sambutanya
Selanjutnya, dalam mewujudkan pemerataan pendapatan, perlu adanya stabilitas ekonomi, pembangunan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan Koperasi dan UMKM merupakan strategi dan menjadi prioritas utama pembangunan ekonomi daerah sehingga diperlukan komitmen yang kuat untuk pengembangan Koperasi dan UMKM secara konsisten dan berkesinambungan.
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs. Datu Pamusu, M.Si membacakan sambutan Gubernur menyampaikan bahwa Rapat kordinasi perencanaan koperasi dan UMKM Se- Sulawesi Tengah Tahun 2022 merupakan langkah awal dalam penyusunan rencana kerja perangkat daerah tahun 2023, yang tentunya harus benar-benar dipergunakan untuk merumuskan kebijakan, program, kegiatan dan sub kegiatan yang efektif serta efisien berdaya guna dan berhasil dengan mempertimbangkan dan menyelaraskan dengan tujuan maupun sasaran guna mewujudkan Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur "Gerak Cepat menuju Sulawesi Tengah yang Lebih Sejahtera dan Lebih Maju."
"Atas nama Pemerintah Daerah saya mengucapkan selamat datang kepada Kementerian Koperasi dan UMKM RI dan seluruh peserta RAKOR." Ucap Staf Ahli Gubernur diawal sambutanya
Selanjutnya, Beliau juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada panitia pelaksana dan Pemerintah Daerah Tolitoli sebagai tuan rumah sehingga RAKOR ini dapat terlaksana.
Berdasarkan tema yang telah dipilih, untuk tetap menjaga keselarasan pembangunan antara pusat dan daerah yang difokuskan pada penyelesaian isu strategis yang mencakup pemantapan pemulihan ekonomi, daya beli, pengangguran, pemerataan dan bencana.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa dalam percepatan pemulihan ekonomi melalui kebijakan pemutusan sebaran Covid-19 dan kebijakan ekonomi, beliau menekankan beberapa hal untuk menjadi perhatian yaitu ; Pertama, pemberdayaan dan pembangunan koperasi dan UMKM harus terus dilakukan agar mendorong untuk meningkatkan daya saing serta berkontribusi pada perluasan kesempatan kerja.
Kedua, berdasarkan RPJMD Sulawesi Tengah Tahun 2021-2026 khususnya terkait dengan target kemiskinan, maka program penanggulangan kemiskinan akan diarahkan pada wilayah yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim.
Ketiga, untuk mendukung penyediaan data Koperasi dan UMKM yang valid dan kredibel sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang satu data Indonesia, maka akan dilakukan pendataan lengkap yang dimulai tahun 2022-2023.
Keempat, melalui RAKOR Perencanaan Koperasi dan UMKM se-Sulawesi Tengah Tahun 2022, seluruh perangkat daerah yang membidangi Koperasi dan UMKM mampu mensinergikan berbagai program, kegiatan dan sub kegiatan dengan memprioritaskan kebutuhan masyarakat serta pendukung suksesnya pembangunan bidang Koperasi dan UMKM Sulawesi Tengah.
Laju pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah pada tahun 2018 sebesar 20,60 %, di tahun 2020 terus mengalami penurunan hingga mencapai 4,86 %. Namun, di tahun 2021, laju pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah mengalami peningkatan hingga mencapai sebesar 11,70 %.
"Sektor koperasi dan UMKM agar mampu bersaing dengan negara ataupun daerah lain, karena daya saing yang tinggi bukanlah kondisi dapat diperoleh secara serta merta, tetapi melalui tahapan-tahapan kerja keras bersama." Harap beliau diakhir sambutanya
Turut hadir : Deputi Bidang Pengkoperasian Kementrian Koperasi dan UMKM RI, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementrian Koperasi dan UMKM RI, Kepala Biro Manajemen Kinerja Organisasi dan SDM Aparatur Kementrian Koperasi dan UMKM RI, Ketua DPRD Tolitoli, Forkopimda, UKM, Pejabat Lembaga Pengelola Dana Berguli, Kadis Koperasi & UKM Kabupaten/Kota, serta Pejabat Eselon 3 dan 4 Dinas Koperasi Se- Sulawesi Tengah.
Sumber : PPID Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng.