Logo Sulteng
DINKOPUMKM
SULTENG.GO.ID

Akselerasi Ekonomi Digital Bumi Tadulako: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulteng Gandeng Dinkop dan UKM Buka Pelatihan DIGDAYA 2026

Akselerasi Ekonomi Digital Bumi Tadulako: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulteng Gandeng Dinkop dan UKM Buka Pelatihan DIGDAYA 2026

PALU – Dalam upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas di era disrupsi teknologi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah resmi membuka kegiatan DIGDAYA (Digitalisasi Peningkatan Daya Saing) UMKM Sulawesi Tengah Tahun 2026. Acara yang berlangsung pada Rabu (20/5/2026) di Aula Kantor Bank Indonesia Sulteng, Kota Palu ini dirangkaikan dengan pelatihan intensif selama tiga hari.

Sebagai instansi yang mengampu program pemberdayaan dan pengembangan usaha kecil dan menengah, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Kehadiran Dinas Koperasi dan UKM ini diwakili oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Aswin Saudo, M.Si, yang membacakan sambutan tertulis Kepala Dinas.

Dalam sambutan Kepala Dinas yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas, ditegaskan bahwa perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar pada dunia usaha. Pengusaha UMKM dituntut cepat beradaptasi agar memiliki daya saing yang kuat. "Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan memanfaatkan teknologi digital, UMKM dapat memperluas akses pasar, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan," ujar Sekretaris Dinas saat membacakan sambutan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga mengapresiasi dan berharap agar Kantor Perwakilan Bank Indonesia terus memperkuat kolaborasi ke depan dalam hal program-program pemberdayaan UMKM di daerah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah menjelaskan bahwa sebagai bank sentral, BI berkomitmen penuh mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, di mana UMKM merupakan tulang punggungnya. Melalui program DIGDAYA, BI hadir langsung untuk memastikan digitalisasi menjadi gerakan nyata yang berdampak langsung pada ekonomi pelaku usaha. Bank Indonesia secara aktif memfasilitasi onboarding UMKM ke ekosistem digital melalui pemanfaatan QRIS, BI-FAST, e-commerce, hingga pembiayaan berbasis teknologi.

Rangkaian program DIGDAYA ini dirancang secara komprehensif, meliputi:

  • Seleksi dan Kurasi: Menjaring UMKM potensial yang siap naik kelas.
  • Pelatihan Klasikal: Berlangsung selama 3 hari (20–22 Mei 2026) untuk pembekalan awal.
  • Pendampingan Intensif: Pendampingan langsung selama 3 bulan ke depan serta pembukaan akses ke marketplace.

Target utama dari sinergi ini adalah menciptakan ekosistem UMKM di Sulawesi Tengah yang smart, resilient (tangguh), dan sustainable (berkelanjutan). Sinergi Lintas Sektor dan Praktisi AIKegiatan ini juga menghadirkan Dimas Rahmat (praktisi AI) sebagai narasumber pelatihan serta Banua Mentor sebagai mitra pendamping UMKM. Pihak Bank Indonesia turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Koperasi dan UMKM atas konsistensinya dalam mendorong pergerakan ekonomi digital dan keuangan inklusif di Bumi Tadulako. Acara pembukaan diakhiri dengan ajakan kepada seluruh peserta UMKM untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh demi mengubah kebiasaan lama menuju era digital yang penuh peluang.

Berita Terbaru

Informasi dan update terkini seputar UMKM dari Provinsi Sulawesi Tengah.

Lihat semua berita