Logo Sulteng
DINKOPUMKM
SULTENG.GO.ID

Akselerasi Program "Berani Harmoni", Dinkop dan UKM Provinsi Sulteng Gelar Pelatihan Wirausaha Baru di Banggai Kepulauan

Akselerasi Program "Berani Harmoni", Dinkop dan UKM Provinsi Sulteng Gelar Pelatihan Wirausaha Baru di Banggai Kepulauan

BANGGAI KEPULAUAN — Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Sulteng terus tancap gas merealisasikan target penciptaan wirausaha baru secara masif di seluruh penjuru daerah. Melalui payung program prioritas pemerintah daerah bertajuk "Berani Harmoni"—yang tertuang dalam misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025–2029—pemerintah membidik lahirnya 25 ribu wirausaha baru dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Setelah menyasar wilayah perkotaan dan daratan, gelombang pelatihan dan pendampingan ini kini merambah ke wilayah kepulauan. Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi salah satu fokus strategis dalam pelaksanaan kegiatan penumbuhan wirausaha baru tersebut.

Strategi Menekan Pengangguran dan Kemiskinan

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah, H. Sumarno, SE., dalam arahannya menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai langkah strategis daerah untuk menekan laju pengangguran dan kemiskinan. Setiap tahunnya, pemerintah menargetkan lahirnya 5.000 wirausaha baru yang dikawal ketat oleh para tenaga ahli dari kalangan akademisi dan praktisi hingga akhir program.

Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi titik berat karena perannya yang sangat vital dalam menopang perekonomian lokal. Tumbuhnya satu UMKM baru diharapkan minimal dapat menyerap satu tenaga kerja, sehingga berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan ekonomi keluarga di Banggai Kepulauan. Langkah ini juga sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional.

Pembekalan Intensif dan Aplikasi Digital

Seluruh pembiayaan kegiatan Pelatihan Penumbuhan Wirausaha Baru (WUB) Tahun Anggaran 2026 ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam satu rangkaian kegiatan terpadu ini, para peserta dibekali materi intensif sebanyak 32 Jam Pelajaran (JPL) yang dipandu langsung oleh tenaga ahli program, praktisi bisnis, akademisi, serta pejabat dinas terkait.

Materi pelatihan berfokus pada adaptasi bisnis modern untuk mendorong daya saing produk lokal kepulauan, antara lain:

  • Transformasi Pola Pikir Kewirausahaan (Entrepreneurial Mindset)
  • Penyusunan Business Model Canvas (BMC)
  • Strategi Pemasaran Digital
  • Pemanfaatan Aplikasi WUB Berani StartUp

Dorong Lahirnya Usaha Mandiri dan Berdaya Saing

Kegiatan pelatihan WUB di Kabupaten Banggai Kepulauan ini dilaksanakan dalam satu gelombang kegiatan yang diikuti oleh 40 peserta pilihan. Melalui pendekatan terukur dan kurikulum yang telah distandardisasi, para peserta diharapkan mampu melahirkan inovasi produk lokal serta memiliki keberanian untuk merintis usaha baru yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing tinggi di pasar yang lebih luas.